preloader

DEVOTION

TANGAN BAPA YANG AJAIB

6 Jun 2026

[1Raj. 22 & 2Raj. 1] [Yoh. 10:22-42] [Mzm. 121] [Ams. 22:7-16]

“Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar daripada siapa pun dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa" (Yoh.10:29)

Dalam Yoh.10:25-30, Yesus sedang berbicara kepada orang-orang Yahudi yang tidak percaya kepada-Nya. Namun, bagi kita anak-anak Tuhan, ayat-ayat ini sangat powerful yang menjamin keselamatan dan keamanan kekal kita.
 
Yesus menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepadamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberi kesaksian tentang Aku” (ay. 25). Dalam bahasa Yunani, kata "marturei" (µαρτυρεῖ) yang diterjemahkan “memberi kesaksian” menyiratkan bukti yang sah di pengadilan. Artinya, mukjizat dan ajaran Yesus menjadi bukti hukum tentang siapa Dia sebenarnya, yaitu Mesias  yang dijanjikan.
 
Namun, mereka tidak percaya karena, seperti dikatakan Yesus, “kamu tidak termasuk domba-domba-Ku” (ay. 26). Dalam ayat 27, Yesus menyatakan identitas umat-Nya dengan indah: “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku”. Kata "akouousin"(ἀκούουσιν) dalam bentuk aktif menunjukkan respons aktif dari domba: mereka sungguh mendengarkan, memahami, dan menanggapi panggilan Gembala.
 
Ingatlah bahwa kita masing-masing dikenal secara pribadi oleh-Nya dan sangat penting respon kita terhadap-Nya! Puncaknya adalah janji agung dalam ayat 28-29: “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku”. Kata Yunani "ou mē apolōntai" (οὐ µὴ ἀπόλωνται) menggunakan bentuk ganda penyangkalan (double negative), artinya: “mereka sama sekali tidak akan binasa.” 

Inilah jaminan yang luar biasa bagi kita yang mendengarkan, memahami, dan menanggapi panggilan Gembala. Yesus menambahkan bahwa tangan Bapa adalah yang paling kuat: “Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar daripada siapa pun dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.” (ay. 29). Kata "harpazein" (ἁρπάζειν) berarti “merampas dengan kekerasan.” Tidak ada kekuatan dunia, dosa, iblis, atau maut yang dapat merampas umat Allah dari genggaman-Nya. 

Renungan ini menguatkan kita yang lemah dan ragu tentang identitas kita sebagai domba milik Kristus. Kita dikenal, dijaga, dan dipelihara oleh Gembala Agung. Dalam ketakutan, tekanan hidup, atau saat iman goyah, kita dapat berpegang pada janji ini: tangan Bapa yang ajaib memegang kita dan kita tidak hanya diselamatkan, tetapi dijaga sampai akhir, Amen. Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua ! (JPT)

HFC MAGAZINE